09 Feb 2018 18:00

Bila Tak Segera Diperbaiki, Memasak Dengan Cara Ini Bisa Mengundang Bahaya!

keluarga kokoh

http://www.chatelaine.com

SHARE:

Oleh: Tya Achni

 

1. Memasak menggunakan minyak yang salah

http://www.eatthis.com

Jenis minyak apa yang Anda gunakan saat memasak? Minyak zaitun, minyak goreng biasa, atau mentega? Ternyata menggunakan ketiga bahan ini untuk memasak itu ada aturannya, karena ketiganya memiliki titik asap yang berbeda.

Saat menggunakan minyak zaitun untuk menumis atau menggoreng, pastikan tidak memasak dalam waktu yang terlalu lama karena minyak zaitun enggak bisa digunakan untuk suhu yang terlalu panas. Kalau terlalu lama, minyak bisa pecah dan nutrisinya hilang. Mentega adalah pilihan yang tepat untuk memasak di kondisi api yang besar, tapi Anda harus tetap memperhatikan takaran mentega yang digunakan.

2. Suhu yang terlalu panas

https://thealternativedaily.com

Seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya, suhu yang terlalu panas bisa menghilangkan nutrisi pada minyak sehat yang kamu gunakan. Selain itu, suhu yang terlalu panas akan menghasilkan asap dan menciptakan rasa gosong pada masakan. Ketika menumis sayuran dan menggunakan api yang terlalu besar, antioksidan dalam sayuran bisa hilang.

3. Menenggelamkan sayuran dan daging dalam minyak

https://delishably.com

Menggoreng makanan dalam minyak yang terlalu banyak  dan dalam suhu tinggi (teknik deep frying) bisa mengubah makanan tersebut menjadi enggak sehat karena minyak tak jenuh bisa berubah menjadi minyak jenuh. Apalagi kalau menggoreng menggunakan minyak kelapa sawit atau minyak jagung yang mengandung banyak lemak jenuh.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng seperti ini bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada serangan jantung dan stroke. Gunakan minyak secukupnya atau olah dengan teknik lain seperti dikukus atau direbus.

Baca Juga: 10 Kesenangan Ini Hanya Dirasakan Oleh Keluarga yang Memiliki Anak Kembar

4. Membakar atau menggoreng makanan hingga ada gosong-gosongnya

http://www.panlasangpinoyrecipes.com

Bagi sebagian orang, bagian gosong pada daging yang dibakar akan membuatnya makin nikmat. Misalnya saja saat membuat sate, kalau belum ada tanda-tanda gosong, sate tidak akan diangkat atau dianggap belum matang. Padahal, bagian gosong (meskipun itu sedikit) ini bisa memicu kanker kalau terlalu sering mengonsumsinya.

Bahkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa risiko kanker karena mengonsumsi daging gosong meningkat sebanyak 31-80 persen!

5. Membolak-balik daging terlalu sering

http://wiredbarbeque.com

Jangan ragu untuk memasang timer saat memasak, terutama saat memasak daging. Memang terlihat ribet, tapi hal ini untuk mencegah Anda terus membolak-balik kudapan yang sedang diolah. Saat menggoreng daging, jangan pernah menyentuhnya dengan spatula sampai tiba saatnya untuk membaliknya. Jika tergoda dan terus mengecek kematangan daging dengan membolak-baliknya, daging tersebut tidak akan matang dengan merata.

6. Tidak tahu cara memotong daging yang benar

http://www.natureponics.net

Sering kesulitan saat memasak daging? Entah itu sulit matang atau sulit dikunyah saat sudah matang? Bisa jadi hal ini dikarenakan Anda kurang memahami cara memotong daging yang benar. Potonglah daging vertikal arah serat daging, jangan memotongnya searah serat daging. Memotong searah serat akan menyebabkan daging yang sudah dimasak menjadi kenyal atau alot bila dimakan.

Baca Juga: Rumah Makin Elegan, Ternyata Ini Dia Kegunaan dari Semen Putih

 

Sosial Media