10 Nov 2017 17:00

Yuk Kenalan Sama Tokoh Penting dibalik 10 November

keluarga kokoh
SHARE:

Oleh: Tya Achni

Hari ini, tepat 72 tahun yang lalu meledak sebuah pertempuran yang menjadi salah satu titik balik perjuangan kemerdekaan Republik indonesia. 10 November 1945, terjadi aksi heroik di Surabaya, yang melibatkan arek-arek Suroboyo dengan penjajah Inggris. Meskipun pertempuran ini tak berbuah kemenangan, tapi perjuangan para pahlawan ini tetap melekat hingga kini. Tiap tahunnya, 10 November diperingat sebagai hari pahlawan. Lalu, siapa saja tokoh penting dibalik peristiwa 10 November? Ini informasinya

1. KH. Hasyim Asyari

Ditengah gempuran peperangan yang melanda Indonesia pasca diumumkannya proklamasi, pada 17 September 1945, KH Hasyim Asyari mengeluarkan sebuah fatwa jihad. Fatwa ini berisi ijtihad bahwa perjuangan membela tanah air adalah jihad fi sabilillah, sekaligus merespon pertanyaan Soekarno yang memohon fatwa hukum mempertahankan kemerdekaan bagi umat Islam. Sebulan kemudian, tepatnya pada 22 Oktober 1945, Resolusi Jihad dikeluarkan untuk menguatkan Fatwa Jihad yang dikumandangkan oleh KH. Hasyim Asyari. Fatwa Jihad ini yang membakar semangat umat islam untuk turut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan.

2. KH Abdul Wahab Hasbullah

Pencetus Resolusi Jihad dari Nahdlatul Ulama (NU) ini resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014 lalu. Peran KH Abdul Wahab pada peristiwa 10 November adalah sebagai pengawal implementasi dan pelaksanaan di lapangan dari Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh NU. Resolusi Jihad merupakan hasil dalam pertemuan ulama dan konsul NU se-Jawa dan Madura di kantor PB Ansor NU yang bertempat di Jalan Bubutan VI/2 Surabaya pada 22 Oktober 1945. Fatwa tersebut akhirnya menjadi pemantik pertempuran heroik 10 November, untuk mengusir Belanda yang ingin kembali menjajah dengan cara membonceng NICA (Netherlands Indies Civil Administration).

Baca Juga: Bahagia Deh! Ini 5 Keuntungan Punya Anak Kembar!

3. Bung Tomo

Pembakar semangat arek-arek Suroboyo ini tak bisa lepas dari momentum 10 November. Pemuda asli Suroboyo ini memiliki kedekatan dengan Kyai Hasyim, karena rumah orang tua Bung Tomo bersebelahan dengan rumah Kyai Hasyim di Surabaya. Sejumlah sumber menyebutkan, Bung Tomo meminta ijin kepada Kyai Hasyim untuk menyiarkan Resolusi Jihad NU melalu radio guna memompa semangat perlawanan rakyat menghadapi kemungkinan terburuk deadline tanggal 10 November. Terbukti, kobaran api-api semangat Bung Tomo, salah satunya adalah ‘Merdeka atau Mati’ yang tergaung hingga kini.

4. Jenderal Mallaby

Nama lengkapnya adalah Aubertin Walter Sothern Mallaby, atau biasa disingkat AWS Mallaby. Mallaby sering disebut-sebut dalam pertempuran 10 November. Tewasnya brigadir jenderal Inggris ini pada peristiwa baku tembak 30 Oktober di sekitar Jembatan Merah Surabaya menjadi pemicu keluarnya ultimatum Inggris. Misteri tewasnya Mallaby sampai kini masih belum terungkap. Ada yang bilang ia tewas dibunuh oleh pejuang NKRI, sebagian yang lain bilang ia sengaja dibunuh oleh tentaranya agar kematiannya menjadi adu domba dengan NKRI.

Baca Juga: 7 Inspirasi Desain Kamar Tidur Mungil untuk Pasangan Muda!

Sosial Media