04 Nov 2017 17:00

Tubuh Sering Memar Tiba-Tiba, Waspada Penyakit Ini

keluarga kokoh
SHARE:

Oleh: Tya Achni

Tubuh selalu memiliki pertandanya sendiri saat sesuatu yang tidak beres sedang terjadi. Sinyal-sinyal yang menandakan tubuh sedang tak fit seperti batuk, pilek yang biasanya mengawali gejala flu hingga memar yang muncul tiba-tiba juga jadi pertanda. Tak sekali dua kali, pengidap penyakit di bawah ini sering mengeluhkan memar yang tiba-tiba muncul. Apa sajakah penyakit tersebut? Ini informasinya

1. Kekurangan vitamin

https://www.newbeauty.com/

Beberapa vitamin berperan penting dalam membuat darah, menutup luka, dan menyembuhkan luka. Kekurangan vitamin tersebut dalam jumlah sedikit mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun, tetapi jika dibiarkan terus berlanjut, akan muncul gejala termasuk memar di tubuh. Vitamin K penting dalam pembekuan darah, sehingga jika kekurangan bisa membuat pembuluh darah bocor dan tampak di permukaan kulit sebagai memar.  Sementara itu, kekurangan vitamin C ternyata juga membuat pembuluh darah lemah dan mudah mengalami memar.

2. Penuaan

http://geroscience.com

Penuaan adalah hal yang alami seiring bertambahnya usia. Kulit yang mengalami penuaan akan tampak tipis, lebih bening, dan pucat karena perubahan pada lapisan paling atas. Perubahan di lapisan dalam yang disebut dermis, bisa menyebabkan terjadinya memar lebih sering. Pembuluh darah di dermis juga rentan rapuh seiring pertambahan usia, sehingga mudah mengalami berbagai masalah seperti memar, termasuk gurat-guratan pembuluh darah makin terlihat. Agar tak terlihat menua di usia yang masih muda, penting untuk menghidrasi kulit dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Baca Juga:

3. Mengidap penyakit tertentu

https://medicalnewstoday.com

Von Willebrand salah satunya. Penyakit ini merupakan penyakit bawaan atau keturunan di mana penderitanya mengalami gangguan dalam proses pembekuan darah. Pada penderita penyakit Von Willebrand, protein darah yang disebut dengan faktor Von Willebrand tidak bekerja secara normal atau jumlahnya terlalu sedikit. Penderitanya memiliki gejala khas berupa memar di tubuh yang diikuti dengan masalah pembuluh darah lainnya, misalnya perdarahan pascaoperasi atau menstruasi berlebihan.

4. Angkat beban

www.slopemedia.org

Olahraga berlebihan bisa jadi penyebab memar yang tidak bisa dijelaskan. Tekanan atau stres juga dapat membuat pembuluh darah robek dan pecah. Olahraga angkat beban yang terlalu intens juga dapat menyebabkan robekan di pembuluh darah sehingga muncul memar. Kondisi tersebut tidak memerlukan bantuan dokter, kecuali jika dibarengi dengan rasa nyeri atau memar tak hilang dalam jangka waktu lama.

5. Diabetes

http://www.homeremedycentral.com

Diabetes yang tidak terkontrol bisa merusak sirkulasi, sehingga lebih gampang muncul memar di tubuh. Penderita diabetes juga rentan hiperglikemia atau glukosa terlalu tinggi sehingga merusak pembuluh darah. Penderita penyakit ini terkenal memiliki waktu yang lama untuk menyembuhkan luka pada tubuh, semisal terjatuh atau tak sengaja terkena hantaman benda keras.

6. Trombositopenia

http://res.cloudinary.com/

Salah satu gejala penyakit Trombositopenia adalah memar pada tubuh. Trombositopenia atau kekurangan trombosit adalah istilah medis yang digunakan untuk penurunan jumlah trombosit di bawah batas minimal. Nilai trombosit yang normal adalah 150.000 hingga 450.000 per mikroliter darah. Trombosit atau yang sering disebut juga sebagai platelet (keping darah) memiliki fungsi penting dalam tubuh manusia, yaitu untuk membantu proses pembekuan darah sehingga perdarahan berlebihan tidak terjadi.

Baca Juga:

 

Sosial Media