08 Okt 2017 17:00

Ternyata Orang Lebih Mudah Emosi di Situasi Ini

keluarga kokoh

http://www.terasoft.it

SHARE:

Oleh: Tya Achni

1. Cuaca buruk

http://kowb1290.com

Penelitian dari Universitas Stanford menyatakan bahwa cuaca buruk membuat suasana hati seseorang menjadi ikutan buruk. Dilansir dari Travel and Leisure, fakta baru ini berdasarkan analisa peneliti yang membandingkan emosi sebanyak 3,5 juta orang di Facebook dan Twitter di 75 kawasan di Amerika Serikat, saat cuaca cerah dan cuaca buruk. Cuaca buruk yang dimaksud bukan hanya hujan atau salju, tapi juga termasuk panas terik dan mendung tak berkesudahan.

2. Macet

http://musingsofavastright-winger.blogspot.co.id

Stres, frustasi, dan juga selalu timbul rasa tertekan adalah efek dari kemacetan. Bagaimana tidak, seharusnya hanya 20 menit sampai tujuan, namun ini bisa sampai satu jam lebih, bahkan dua jam. Situasi ini juga pastinya tidak dialami satu kali atau dua kali, tapi hampir setiap hari. Sedangkan tubuh kita tidak dirancang untuk bisa menahan stres dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga: Bila Tak Hati-Hati, Anak Dapat Tertular Penyakit Ini di Sekolah

3. PMS

http://www.remediesforme.com

Sindrom pra menstruasi (PMS) pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi.

4. Sedang dalam tekanan

https://www.linkedin.com

Berada dalam situasi dikejar deadline, membuat sebagian besar orang mudah tersulut emosi. Ketakutan untuk tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu bisa memicu depresi.

5. Kondisi ekonomi yang sulit

https://thepsychologist.bps.org.uk

Diluar kondisi psikis seseorang, faktor berupa kesulitan ekonomi juga mempunyai pengaruh yang cukup membuat seseorang menjadi sangat sensitif atau mudah tersinggung. Kesejahteraan seseorang khususnya yang menyangkut kondisi ekonominya umumnya akan membuat mood dan pikiran seseorang mempunyai beban yang lebih berat dari orang yang berada pada kondisi ekonomi yang cukup atau mereka yang memiliki kondisi emosional yang baik.

Baca Juga: Deretan Kuliner Lezat Indonesia yang Dianggap Ekstrim Oleh Bule

 

Sosial Media