05 Okt 2017 17:00

4 Langkah Menyenangkan Mengenalkan Tugas Rumah ke Anak

keluarga kokoh

https://cdn.homedit.com

SHARE:

Oleh: Tya Achni

Memberikan kewajiban pada anak untuk mengurus hal-hal sederhana di rumah itu penting. Biar si kecil tumbuh jadi pribadi yang mandiri dan disiplin serta bertanggung jawab. Dimulai dari tugas-tugas yang menyangkut dirinya sendiri, baru beranjak ke tugas-tugas yang membantu anggota keluarga lain. Pada akhirnya, semua orang harus mandiri, mampu mengurus dirinya sendiri dan membantu orang lain. Tugas yang diberikan tidak perlu ekstrim, yang paling tepat jika disesuaikan dengan kemampuan anak. Ini langkah mudah

1. Mulai dari tugas yang menyangkut dirinya sendiri

http://www.footfiles.com/

Agar ia terbiasa dengan tugas rumah, beri ia kewajiban untuk melakukan dan bertanggung jawab atas dirinya. Seperti ketika usai bermain, ia harus membereskan mainannya kembali di tempatnya, serta menyiapkan buku pelajaran dan perlengkapan sekolah untuk esok hari. Ketika pulang sekolah, taruh baju kotor di mesin cuci, dan sepatu di rak sepatu. Tugas kecil ini akan berarti besar untuk menumbuhkan disiplin.

2. Bila ia mulai beranjak besar, beri tugas yang menyangkut anggota keluarga

https://www.geico.com

Bila dengan dirinya sendiri ia sudah bisa disiplin, ajari ia untuk ikut mengurangi beban orang lain, seperti membantu menyapu dan mengepel rumah. Mula-mula, Anda bisa menugaskannya untuk melakukan tugas yang lebih berat, mencuci piringnya sendiri setelah makan misalnya. Atau membuangkan sampah yang ada di dalam rumah ke luar rumah.

Baca Juga: Ini 5 Alasan Orang Berantakan Justru Sukses

3. Terus ingatkan akan kewajibannya

https://www.pgeveryday.com

Wajar saja bila rasa malas muncul. Toh Anda juga pernah mengalami rasa malas untuk melakukan tugas rumah. Jika si kecil tidak menjalankan tugas rumah yang sudah jadi kewajibannya, ingatkan ia dengan baik bahwa ada konsekuensi bila ia tidak melaksanakan tugasnya. Rumah jadi kotor, atau cucian piring menumpuk misalnya. Sebaliknya, bila ia selesai membereskan tugasnya, beri apresiasi.

4. Lakukan kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama antara orang tua dan anak

https://www.nomsterchef.com

Memasak misalnya. Saat memasak puding misalnya, Anda dapat melibatkan anak. Dalam tahap persiapan, Anda bisa membagi tugas kepada anggota keluarga untuk menyiapkan bahan, seperti mencuci dan memotong buah. Jangan lupa untuk mengawasi penggunaan alat-alat dapur dalam proses pembuatannya. Pada tahap akhir ajak si kecil untuk mengisi dan menghias hidangan penutup sesuai keinginan mereka. Hal ini untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan bonding antara anggota keluarga.

Baca Juga: Yuk ke Bioskop ! Ini 5 Film Keluarga Pilihan di Bulan Oktober

 

Sosial Media