26 Sep 2017 17:00

Cuma Berbekal Kamera HP, Ini Trik Agar Jepretan Seperti Fotografer Profesional

keluarga kokoh

http://www.tested.com

SHARE:

Oleh: Tya Achni

Untuk memperindah feed instagram, beramai-ramai orang membeli kamera dengan kualitas yang ciamik. Tak ada salahnya memang. Tapi tahukah Anda bila pada smartphone, ada beberapa fitur bawaan kamera yang bisa diatur secara manual agar menghasilkan kualitas gambar yang bagus. Kini Anda bisa mendapatkan jepretan ala fotografer profesional dengan bekal kamera smartphone dengan mengatur 6 pengaturan ini.

1. ISO

http://pixelshooter.net

ISO merupakan komponen yang mengatur tingkat sensivitas lensa kamera terhadap cahaya. Dengan kata lain, semakin tinggi ISO maka semakin tinggi pula tingkat sensitivitas lensa terhadap cahaya. Saat kita memotret objek dalam kondisi cahaya yang cukup, kita bisa mengatur ISO serendah mungkin untuk mengurangi noise. Sementara saat mengambil objek dalam kondisi minim cahaya, atur ISO ke tingkat yang lebih tinggi agar objek terlihat, meski biasanya kualitas gambar dihasilkan jadi mengandung banyak noise.

2. Shutter Speed

https://www.androidcentral.com

Ketika Anda mengambil sebuah gambar, shutter akan membuka dan menutup secara otomatis. Jadi, shutter speed dapat diartikan kecepatan atau rentan waktu yang dibutuhkan shutter untuk terbuka. Jika mengatur shutter speed menjadi lambat maka shutter akan terbuka lebih lama (menyerap lebih banyak cahaya), dan jika Anda mengatur shutter speed menjadi cepat maka shutter akan terbuka lebih cepat (menyerap lebih sedikit cahaya).

Baca Juga: Di Negara Ini, Anda Tak Boleh Mengambil Objek Foto Sembarangan

3. Aperture

androidauthority.net

Aperture atau disebut juga dengan ‘bukaan lensa’ merupakan komponen kamera yang mengatur seberapa besar ukuran diafragma lensa saat sedang mengambil sebuah objek. Biasanya nilai dari aperture disimbolkan dengan f/xx, misal f/2.0. Semakin kecil angka di belakang f/xx, maka sebaliknya bukaan lensa akan semakin besar. Jika angka aperture semakin besar, maka bukaan lensa semakin kecil.

4. White balance

http://101mobilephotography.com

Objek berwarna putih akan terlihat putih pada mata manusia. Namun tidak begitu dengan lensa kamera, warna putih bisa terlihat kekuningan atau bahkan kebiruan tergantung dari pencahayaan pada lokasi pengambilan gambar. Oleh sebab itu, fitur White Balance disematkan pada kamera smartphone. Anda bisa mengatur tingkat White Balance berdasarkan situasi atau keinginan serta jenis foto seperti apa yang ingin diambil.

5. HDR

http://www.clickingphotos.com

HDR (High Dynamic Range) memungkinkan kamera untuk memotret gambar dengan “jangkauan” atau tingkat pencahayaan yang lebih dinamis (disesuaikan dengan kondisi). HDR sejatinya tidak membantu kamera dalam pengambilan gambar di kondisi gelap atau minim cahaya. HDR justru hanya menyeimbangkan perbedaan pencahayaan saja.

6. Exposure

https://robinwong.blogspot.co.id

Pada dasarnya kamera membutuhkan cahaya dalam menangkap atau mengambil sebuah objek. Jika cahaya yang diserap lensa sangat kurang, dalam ilmu fotografi hal ini disebut UE (Under Exposure). Begitu juga sebaliknya, jika cahaya yang diserap lensa berlebihan, hal ini biasa disebut OE (Over Exposure). Dari sinilah dapat diketahui, bahwa exposure merupakan konfigurasi yang terbentuk dari tiga elemen, yakni ISO, aperture, dan shutter speed. Atau jika dirumuskan adalah shutter speed + aperture + ISO = exposure.

Baca Juga: Agar Smartphone Panjang Umur, Hindari Melakukan 5 Hal Ini

Sosial Media