19 Sep 2017 17:00

Ini 4 Rahasia Agar Ruang Bermain Anak Tak Berantakan

keluarga kokoh

http://cdn.home-designing.com

SHARE:

Oleh: Findia

Anak kecil tak akan pernah bisa lepas dengan bermain. Bermain seolah menjadi dunia tersendiri bagi si kecil. Biasanya, makin bertambah usianya, akan bertambah pula jumlah mainan yang dimilikinya. Mulai dari mainan yang digunakan untuk melatih tumbuh kembang sensor motorik hingga mainan yang dipilihnya sendiri.

Tak jarang, mainan ini makin lama makin menggunung hingga perlu dibikin ruangan sendiri. Meskipun sudah diberikan ruang bermain sendiri, Anda tentu masih bingung dimana akan meletakkan mainan yang makin hari makin menumpuk ini. Ini rahasianya agar ruang mainan anak tak terus berantakan !

1. Maksimalkan penyimpanan

pinterest.com

Coba lihat kembali, mana perlengkapan di rumah yang bisa didaur ulang. Manfaatkan furnitur yang ada dengan menjadikannya tempat penyimpanan mainan sehingga mainan tidak berserakan. Seperti mengalih fungsikan meja menjadi lemari bersekat.

2. Kurangi penggunaan furnitur dalam ruangan

pinterest.com

Semakin sedikit furntur yang ada di ruangan, kesan lapang akan makin terlihat. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan karpet sebagai alas agar anak juga lebih aman saat bermain. Selain itu agar resiko anak terantuk atau tertimpa mainan juga kecil.

Baca Juga: Kenali 6 Simbol Segitiga Pengaman yang Biasanya ada di Kemasan Plastik Ini !

3. Memilih cat dinding

pinterest.com

Akan lebih baik jika Anda membiarkan tembok ruangan tetap polos dengan warna yang cerah. Jangan gunakan pola kertas dinding yang terlalu ramai, karena dapat menyebabkan ruangan terlihat lebih sempit.

4. Batasi ruangan

pinterest.com

Membatasi ruangan dengan kain atau pembatas lainnya menyebabkan ruangan tersebut akan terbagi. Hal ini mempermudah agar ruangan yang selalu tertata rapi seperti penyimpanan buku, tidak ikut berantakan saat anak sedang bermain.

Dengan membuat ruang bermain lebih rapi, anak dapat lebih nyaman dan aman saat bermain. Ruangan yang rapi akan menumbuhkan rasa tanggung jawab anak untuk mengembalikannya seperti semula seusai bermain. Selamat mencoba !

Baca Juga: Praktis ! Ini 5 Menu Sarapan yang Bisa Dibuat Kurang Dari 10 Menit

 

Sosial Media