17 Agu 2017 13:12

Jarang Diketahui! Inilah 4 Fakta Bendera Pusaka Jahitan Ibu Fatmawati

keluarga kokoh

Rasakan.com

SHARE:

Oleh: Dhafintya Noorca

Hari ini, tepat 72 tahun lalu Republik Indonesia lepas dari belenggu penjajah. 17 Agustus 1945 jadi momentum penanda kemerdekaan Indonesia yang ditandai dengan pembacaan proklamasi oleh Bung Karno dan Bung Hatta. Puncaknya, bendera pusaka merah putih yang dijahit oleh Ibu Fatmawati dikibarkan. Berikut beberapa fakta tentang Sang Saka Merah Putih yang dijahit oleh Ibu Fatmawati.

1. Sang Saka Merah Putih dibuat dari bahan katun Jepang

Okezone.com

Kala itu, tak mudah untuk mendapatkan kain untuk bendera, karena sebagian rakyat masih menggunakan karung goni. Seorang pembesar Jepang bernama Shimizu membantu Ibu Fatmawati untuk mendapatkan kain sebagai bahan baku bendera. Shimizu lantas menghubungi seorang pembesar Jepang yang mengepalai gudang di Bilangan Pintu Air, depan eks Bioskop Capitol. Kain tersebut oleh Fatmawati dijahit sendiri dengan ukuran 274x196 cm.

Baca Juga: Ini Daftar 7 Makanan Indonesia yang Paling Banyak Dicari di Google

2. Terakhir dikibarkan pada tahun 1968

Historia.id

Pada rentang tahun 1946 – 1968, bendera buatan Fatmawati hanya dikibarkan saat perayaan kemerdekaan di tanggal 17 Agustus saja. Sejak 1969, Sang Saka dipensiunkan dan tak pernah absen dalam upacara bendera di Istana Kepresidenan, meskipun hanya berada di kotak penyimpanan.

3. Asal-usul bendera replika

kliktoread.com

Ide pembuatan replika bendera merah putih muncul dari usulan Husein Mutahar yang saat itu bekerja di bawah naungan Kemendikbud. Bendera pertama berkibar selama 16 tahun. Bendera duplikat kedua merupakan bendera yang paling lama berkibar di Istana Negara. Setidaknya selama 30 tahun, bendera duplikat kedua berkibar dari tahun 1985 hingga tahun 2014.

Tahun selanjutnya, tepatnya pada upacara kemerdekaan tahun 2015 telah menggunakan bendera replika ketiga. Duplikasi ketiga bendera Merah Putih sebenarnya telah dibuat sejak tahun 1995. Namun pada saat itu bendera tidak dikibarkan dan hanya disimpan karena bendera replika kedua dirasa masih layak untuk digunakan.

4. Bendera pusaka jahitan Ibu Fatmawati kini sedang dalam proses pemindahan

viva.co.id

Bendera Pusaka Republik Indonesia akan dipindahkan ke Monumen Nasional. Rencananya, bendera yang dijahit istri RI 1 itu akan diletakkan di Ruang Kemerdekaan. Kini Monas sedang bersiap-siap untuk menyiapkan tempat dan fasilitas untuk menaruh benda bersejarah tersebut.

Baca Juga: 7 Tanda Kalau Anda Orang Indonesia Banget! Termasuk Nggak, Ya?

Sosial Media