03 Agu 2017 17:00

Ternyata, Uang Kertas dapat Menjadi Tempat Bakteri Berkembang Biak!

keluarga kokoh
SHARE:

Oleh Dhafintya Noorca

Uang yang kita terima selama ini ternyata menyimpan potensi bakteri yang besar. Siklus perputaran uang yang cepat membuat kita tidak tahu asal-usul uang yang kita terima. Siapa orang sebelumnya yang memegang uang yang kita pegang saat ini tidak dapat ditelusuri. Perlu diperhatikan, ketika seseorang memegang selembar uang, ia juga turut menyentuh bakteri berbahaya di dalamnya.

Jane Carlton, pakar biologi sekaligus pemimpin penelitian yang dilakukan di New York University mencoba mengidentifikasi jenis-jenis bakteri yang bersarang pada uang Dollar AS yang ada di New York. Pada penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One ini, jumlah bakteri yang dapat ditemukan dengan mudah mencapai 100 strain. Bakteri ini termasuk Propionibacterium acnes yang menyebabkan jerawat dan Streptococcus oralis yang biasa ditemukan di dalam mulut.

Baca Juga: Percaya Tidak? 7 Mimpi ini Pasti Pernah Dialami Semua Orang, Lho!

kitterypta.org

Temuan ini bukanlah hal yang mengherankan. Pasalnya, bakteri tidak hanya tersebar dari orang ke orang, melainkan juga melalui mesin ATM. Setiap uang yang beredar membawa serta lingkungannya setiap kali berpindah kepemilikan. Walaupun mayoritas bakteri yang ditemukan pada penelitian ini tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, tapi beberapa bakteri seperti Salmonella dan E. coli mampu bertahan hidup dan bersembunyi di ATM.

pexels.com

Bahan uang juga turut andil dalam pertumbuhan bakteri ini. Uang Dollar AS yang berbahan kapas, sama seperti uang Rupiah, menunjukkan pertumbuhan bakteri yang jauh lebih tinggi daripada uang yang menggunakan polimer plastik sebagai bahan bakunya. Meskipun perpindahan penyakit dari uang ini jarang ditemukan, akan sangat baik sekali sebagai langkah antisipasi untuk mencuci tangan setelah memegang uang, dan jangan dimasukkan ke dalam mulut.

Baca Juga: Demi Kesehatan Buah Hati, Jangan Lewatkan Imunisasi Campak dan Rubella Ini

Sosial Media