31 Jul 2017 14:38

Bukan Apa yang Dimakan, Ternyata Hal ini yang Memicu Kenaikan Berat Badan

keluarga kokoh

https://www.pexels.com

SHARE:

Oleh Dhafintya Noorca

Sebuah penelitian dari Universitas Loma yang menganalisa kebiasaan makan pada 50.000 orang menemukan beberapa hal yang dapat memicu naiknya berat badan. Ditemukan hasil pada partisipan yang memiliki waktu makan lebih sedikit dalam sehari, dan membesarkan porsi makan pada saat sarapan terbukti lebih cepat menurunkan berat badan. Bukan apa yang dimakan yang jadi faktor penting, melainkan kapan makanan tersebut dikonsumsi yang jadi pemicu. 

Secara umum, hasil studi itu mengungkap bahwa seseorang yang makan kurang dari dua makan besar setiap harinya memiliki berat badan yang lebih kecil. Namun, sengaja tidak sarapan memiliki efek sebaliknya. Walau penting untuk membatasi asupan kalori, tetapi makan dalam jumlah kalori lebih banyak di pagi atau siang hari dan makan sedikit di malam hari akan membuat berat badan tetap terjaga. Dan kebiasaan nyemil juga turut membantu kenaikan berat badan.

Baca juga: Agar Tak Salah Pilih, 6 Tips Ini Bisa Jadi Pertimbangan Memilih Daycare untuk Anak

pexels.com

Setidaknya ada empat kebiaaan makan yang terkait erat dengan penurunan berat badan yang dipaparkan oleh para peneliti ini sebagaimana dilansir dari cbslocal, yaitu makan besar hanya satu sampai dua kali sehari, berpuasa sepanjang malam selama 18 jam, tidak melewatkan waktu sarapan, dan menjadikan sarapan atau makan siang sebagai makan besar dalam sehari.

pexels.com

Sedangkan hal-hal yang bisa menaikkan Indeks Massa Tubuh ada dua hal yaitu makan lebih dari tiga kali sehari, termasuk nyemil, dan makan dengan porsi besar di malam hari. Selain itu kenaikan berat badan akan terus terjadi hingga seseorang mencapai usia 60 tahun. Setelah usia 60 tahun, manusia cenderung akan berkurang berat badannya dari tahun ke tahun.

Baca juga: 5 Kota Terunik di Dunia, Salah Satunya ada di Indonesia Lho

Sosial Media