28 Jul 2017 15:14

Agar Tak Salah Pilih, 6 Tips ini Bisa Jadi Pertimbangan Memilih Daycare untuk Anak

keluarga kokoh

http://www.japantimes.co.jp

SHARE:

Daycare atau tempat penitipan anak bisa jadi solusi untuk menitipkan buah hati saat kedua orang tuanya bekerja. Tapi tak semua daycare ini memenuhi kriteria untuk mengawal tumbuh kembang buah hati. Agar tak salah pilih, simak beberapa tips berikut yang dirangkum dari berbagai sumber

1. Memiliki Izin Usaha

pixabay.com

Daycare atau tempat penitipan anak yang baik adalah yang terdaftar ke Dinas Pendidikan dan memiliki izin usaha yang jelas di wilayahnya. Adanya izin usaha dan kelembagaan yang jelas, membuat orang tua tidak perlu risau untuk menitipkan buah hatinya saat bekerja. Selain itu tempat penitipan anak yang berlisensi juga memiliki tujuan dan peraturan yang jelas dalam mengasuh.

2. Perhatikan reputasinya

pixabay.com

Reputasi ini didapat dari testimoni orang tua yang telah menitipkan putra-putrinya di tempat penitipan anak yang jadi tujuan. Anda bisa bertanya pada mereka tentang bagaimana pola pengasuhan yang diterapkan. Idealnya satu pengasuh bisa menjaga dua anak di bawah satu tahun. Sedangkan pada usia di atas empat tahun, satu pengasuh bisa menjaga lima anak. Agar anak tetap terpenuhi kebutuhan emosional, perhatian, dan kasih sayangnya. Apakah daycare tujuan pernah mengalami kasus penculikan, atau bullying misalnya? Bila reputasinya buruk, tentu jangan titipkan buah hati disana.

Baca juga : 5 Hal yang Bisa Ibu Lakukan Bersama Bayinya di 24 Jam Pertama Setelah Melahirkan

3. Kebijakan daycare juga harus dipertimbangkan

pexels.com

Terutama kebijakan mengenai anak yang sedang sakit. Demi menjaga kesehatan buah hati yang dititipkan, beberapa daycare tidak memperbolehkan anak yang sakit untuk dititipkan. Anda tentu tidak mau kan anak jatuh sakit karena tertular kawannya yang tidak enak badan?

4. Perhatikan pula kurikulumnya

pexels.com

Pemerintah sudah merumuskan cakupan aspek kurikulum yang harus dimiliki oleh Tempat Penitipan Anak. Selama dititipkan, anak mendapatkan pengalaman untuk mengembangkan aspek/nilai moral, fisik/motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni. Pembentukan kebiasaan yang baik seperti disiplin, sopan santun, dan tolong menolong dapat dikenalkan melalui cara yang menyenangkan.

5. Kualitas pengasuh harus baik

pixabay.com

Beberapa daycare memiliki kualifikasi dalam memilih pengasuh, seperti menyukai anak-anak, sabar, dan kreatif. Ada jenjang pendidikan pula yang harus ditempuh oleh calon pengasuh. Anda juga bisa melakukan survei di TPA tujuan untuk melihat bagaimana pengasuh berinteraksi dengan anak-anak. Cara berpakaian pengasuh juga bisa jadi pertimbangan.

6. Daycare mau menerima request Anda

japantimes.co.jp

Hal ini tak kalah penting. Misalnya buah hati dalam periode MP ASI, ibu biasanya membawakan bekal yang bisa diberikan saat di penitipan. Ibu akan menjelaskan pada pengasuh bila makanan yang dibawakan harus dihangatkan terlebih dahulu sebelum disuapkan. Sebelum menitipkan pastikan Anda menjelaskan kebutuhan buah hati pada pengasuh, seperti alerginya, sakitnya, waktu tidur dan makannya.

Baca juga: Ini 5 Kesalahan Waktu Mandi yang Mungkin Tidak Anda Sadari!

Sosial Media