24 Jul 2017 16:28

Ini Lho 5 Langkah Mudah Daur Ulang Air di Rumah! Yuk Dikerjakan !

keluarga kokoh

https://www.pexels.com

SHARE:

Oleh Dhafintya Noorca

Sebagai seseorang yang aktif dan hidup dengan segala hal hijau, Zamroni, Presiden Tunas Hijau,  memberikan tips seputar mendaur ulang air. Seperti apa, simak tips berikut;

1. Kontribusi rumah tangga terhadap penurunan kualitas dan kuantitas air sangat besar. 

Pexels.com

Penyebab kondisi sungai yang airnya tidak lagi jernih saat ini sebagian besar disebabkan oleh aktifitas rumah tangga. Pemakaian detergen, sabun, dan perawatan tubuh yang kita pakai larut ke saluran pembuangan. Berusahalah untuk mengurangi dampak ini dengan menggunakan seefisien mungkin, dan pilih yang mengandung busa paling sedikit.

2. Sebisa mungkin sediakan sebagian halaman rumah dalam bentuk lahan tanah. 

Pexels.com
Hal ini dilakukan agar saat hujan turun, airnya tidak langsung membanjiri dalam rumah. Air akan terserap terlebih dahulu ke dalam tanah dan turut membantu kesediaan air tanah dalam bumi. Selain itu dengan menyediakan lahan hijau di rumah, aliran udara akan jadi jauh lebih segar bukan?

Baca juga: Ini Pesan Jokowi untuk Anak Indonesia di Hari Anak Nasional

3. Kemudian, tentang pemakaian air conditioner. 

Hellomagazine
Saat menggunakan AC, tampung sisa air buangan AC dan siram ke tanaman. Karena air tampungan AC memiliki sifat seperti air suling yang jernih dan sehat untuk tanaman. Begitu juga bila anda menyisakan air minum. Berikan sisa air itu pada tanaman. Meski hanya sesendok, tetap sangat berarti. Selain itu Anda bisa membuat sistem hidroponik untuk tanaman. Dengan menggunakan sistem ini, Anda tidak perlu lagi membuang banyak air untuk menjaga tumbuh kembang tanaman. Cukup buat kolam ikan di bawah pot tanaman, lalu buatlah pipa yang menghubungkan kolam ikan dengan tanaman. Air dari kolam pun akan mengalir membawa amoniak yang bisa menutrisi tanaman, dan air pun akan kembali ke kolam dalam kondisi yang lebih bersih, kaya oksigen, dan mineral. Dengan begitu, ikan dan tanaman bisa sama-sama tumbuh dengan baik dan kamu pun bisa menghemat air.

4. Jangan biarkan sisa-sisa makanan ikut terbuang ke wastafel.

http://goodtoknow.media.ipcdigital.co.uk/
Bagi para ibu atau kaum pria yang suka ke dapur, pastikan saat Anda mencuci peralatan makan pisahkan terlebih dulu. Sisa makanan yang dibuang bisa diolah sebagai kompos organik. Bila kita membiarkan sisa makanan larut di dalam wastafel, akan berhenti dan mengendap di selokan atau sungai. Semakin lama, endapan sampah akan membuat pendangkalan pada sungai. Volume air ikut berkurang. Begitu hujan datang, seluruh air hujan yang seharusnya dapat tertampung, justru menyebabkan banjir.

5. Perhatikan cara dan lokasi membuang sampah, gunakan deterjen ramah lingkungan yang tidak mengontaminasi kemurnian air.

divascancook.com/

Anda juga bisa membuat sistem penyaringan sederhana untuk air bekas mencuci agar bisa dipakai mencuci kembali. Anda hanya perlu membeli paralon, sabut atau injuk, koral, saringan pasir, dan kompos. Cara membuatnya pun cukup mudah, buat wadah penyaringan dengan menggali tanah sedalam sekitar 1 m dan lebar 0,8 meter di dekat titik yang menampung banyak limbah air. Tancapkan pipa atau pralon di bagian samping-bawah dari wadah tersebut agar air bisa terserap dan masuk ke dalam wadah. Letakan kompos di bagian terbawah dari wadah penyaringan, disusul dengan koral, dan sabut dibagian teratas.

 

Baca juga: Pendingin Ruangan, Sehatkah atau Justru Bahaya Bagi Kesehatan ?

Sosial Media