24 Jul 2017 19:15

Meskipun Terlihat Baik, Jangan Katakan 5 Hal Ini pada Anak!

keluarga kokoh

instagram.com/babymoonella

SHARE:

Oleh: Evelyn Davsy 

Anak merupakan anugerah dalam suatu keluarga yang harus dirawat serta dididik dengan baik. Hari Anak yang diperingati setiap tanggal 23 Juli pun menjadi pengingat bagi para orangtua agar dapat mendidik serta merawat anak dengan baik, karena nantinya anak-anak di setiap keluarga inilah yang menjadi generasi penerus bangsa Indonesia. 

Banyak hal yang harus dipelajar sebagai orangtua, salah satunya adalah bagaimana kita berkata-kata pada anak. Tanpa disadari, sebenarnya kata-kata kita akan mempengaruhi tumbuh kembang anak. 

Berikut adalah kata-kata yang meskipun terlihat baik, namun sebenarnya tidak memiliki efek yang begitu baik pada anak Anda. 

1. "Good job!" atau "Bagus!"

parenting.com

Mengatakan "good job" atau memuji anak dengan kata "bagus" tampaknya merupakan hal yang baik dilakukan. Padahal, dengan mengatakan hal ini, Anda secara tidak langsung mengajarkan pada anak bahwa segala hal yang dilakukannya adalah baik jika Anda mengatakan "good job" atau "bagus". Untuk menghindari hal ini, Anda bisa mengatakan, "kamu benar-benar bekerja keras untuk hal itu, Nak!". Hal ini pun membuat anak lebih fokus pada proses, bukan hasil. 

2. "Anak pintar!"

parentmap.com

Hampir semua orangtua tampaknya pernah mengatakan hal ini pada anak mereka. Anda mungkin mengatakan hal ini untuk meningkatkan percaya diri anak". Padahal, dengan mengatakan hal ini, Anda membuat anak Anda ingin selalu disebut sebagai "anak pintar", sehingga mereka selalu berusaha melakukan hal-hal yang Anda kehendaki. 

Baca Juga: 5 Ilustrasi Pola Asuh Anak yang Bisa Membuat Anda Kembali Merenung

3. "Gambar bagus!"

theconversation.com

Mungkin Anda pernah memuji hasil karya anak Anda dengan mengatakan bahwa gambarnya bagus. Hal ini Anda lakukan sebagai apresiasi bagi anak Anda. Namun rupanya, dengan menatakan hal ini, Anda membuat diri Anda sebagai hakim bagi pekerjaan anak Anda. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa menanyakan pada anak Anda, seperti: 'Ada warna hijau, biru, dan merah. Kamu bisa ceritakan gambar ini?". Hal ini membuat anak lebih kritis mengenai hasil karyanya, daripada hanya menunggu oranglain untuk menilai hasil karyanya. 

4. "Jangan lakukan hal itu!"

pixabay.com

Jangan sampai, anak Anda takut dengan Anda dan akhirnya tidak melakukan suatu hal karena takut dengan Anda, bukan karena kesadarannya sendiri. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa menjelaskan alasan mengapa Anda menyarankan anak Anda untuk tidak melakukan sesuatu hal. Misalnya, "Jika kamu memukul adikmu, adikmu bisa terluka dan kesakitan."

5. "Jika kamu melakukan hal ini, kamu akan mendapatkan mainan."

sunlife.ca

Jangan sampai, anak melakukan sesuatu karena ia ingin mendapatkan sesuatu, bukan karena kesadarannya sendiri. Lebih baik Anda memberikan apresiasi pada anak Anda, misalnya, "terima kasih sudah membantu Ibu membersihkan kamar." Hal ini akan membuat anak merasa dihargai pekerjaannya. 

Jadi, bagaimana? Mungkin Anda mulai harus mempertimbangkan hal-hal yang Anda katakan pada anak Anda. 

Baca Juga: Waspada Bullying! Orang Tua Harus Lakukan 5 Hal ini

Sosial Media