17 Jul 2017 17:01

5 Kebiasaan Buruk Ini Membuat Anak Ilfil pada Orang Tuanya

keluarga kokoh

https://static.pexels.com

SHARE:

Membesarkan anak bukanlah barang yang mudah. Butuh ketelatenan, kesabaran, dan kasih sayang yang besar. Mendidiknya pun bukan sesuatu yang instan, tidak bisa segera dipanen. Percayalah, bahwa anak kita adalah anak yang spesial. Ia belajar dari melihat perilaku dan interaksi orang tuanya. Namun tanpa disadari 5 kebiasaan ini bisa membuat anak hilang respek pada orang tua, apakah itu?

 

Orang tua tidak menghargai pendapat anak

pexels.com

Dikarenakan ‘jam terbang’ orang tua yang lebih tinggi dibandingkan anak, kadang orang tua menganggap pendapat anak kurang penting. Padahal realitanya, anak sendiri yang akan menghadapi semua masalah yang ada dalam hidupnya. Perilaku orang tua yang kurang menghargai pendapat anak ini sangat tidak disukai oleh anak.

 

Orang tua jarang meluangkan waktu untuk anak

pixabay.com

Terlalu sibuk bekerja sehingga kedekatan antara orang tua dan anak menjadi renggang. Waktu libur yang bisa digunakan untuk rekreasi bersama keluarga, dijadikan waktu untuk beristirahat karena pekerjaan yang berat. Padahal waktu luang yang diberikan orang tua pada anaknya adalah salah satu bentuk perhatian. Melalui waktu luang, akan tercipta ikatan dan keluarga yang harmonis.

Baca juga: Tahun Ajaran Baru? Ini 3 Pos Keuangan yang Wajib Dipenuhi

 

Orang tua over protektif

pexels.com

Ini dilarang, itu dilarang. Begini tidak boleh, begitu juga tidak boleh. Adalah salah satu ciri orang tua yang over protektif. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak mampu menjadi dirinya sendiri, dan selalu ketakutan.

 

Orang tua ringan tangan

pexels.com
Mempunyai orang tua yang ringan tangan, membuat anak jadi tertekan baik secara fisik dan mental. Tak jarang, perilaku ini dilihat anak sebagai jalan keluar bila ia mengalami masalah. Tak terima dengan perlakuan temannya di sekolah, kepalan tangan jadi penyelesaiannya. Anda tentu tak mau kan melihat buah hati jadi anak yang ringan tangan?

 

Orang tua perfeksionis

pexels.com

Memahami usia dan tahap perkembangan anak akan membantu orang tua untuk memahami berbagai perubahan yang diharapkan pada saat anak tumbuh dan berkembang. Semua anak tumbuh dan berkembang dalam pola yang sama, tetapi setiap anak berkembang sesuai dengan kemampuannya. Setiap anak memiliki minat sendiri, perangai sendiri, dan cara berinteraksi sosial serta pendekatan khas terhadap pembelajaran.

Baca juga: Benar Banget! Ini Dia 5 Ilustrasi Perbedaan Sebelum dan Sesudah Anda Menikah

Sosial Media