03 Des 2016 20:00

Khusus Bagi Pria, Ini Dia Tips Agar Cepat Dapat Momongan Setelah Menikah

keluarga kokoh

instagram.com/glennalinskie

SHARE:

Oleh: Febriyanti 

Usia 20-an adalah usia tepat untuk mendapatkan momongan. Saat itulah, organ reproduksi sedang subur-suburnya. Tapi, tak semua orang mudah memiliki anak di usia ini. Masalah pada organ reproduksi sampai gaya hidup yang buruk adalah beberapa alasannya.

Agar Anda tidak kesulitan punya anak, yuk biasakan hal-hal ini dari sekarang!

1. Bersepeda jangan lama-lama. Ada “organ” yang tertekan di sana.

stocksnap.io

Bersepeda memang sehat dan menyenangkan. Tapi tidak jadi sehat lagi kalau melakukannya terlalu lama. Testis Anda akan panas karena gesekan saat mengayuh. Padahal, sperma mudah mati dan menurun kualitasnya kalau terkena panas.

2. Jika bisa, pakai celana boxer lebih sering daripada brief. Sirkulasi udara akan cukup baik untuk organ Anda.

Cosmopolitan

Sama seperti wanita, pria juga dihimbau seminim mungkin mengenakan celana ketat. Celana ketat akan menghambat sirkulasi udara di area intim. Kalau sirkulasi udara minim, testis juga mudah panas.

3. Makan buah dan sayur baik untuk tubuh sekaligus organ reproduksi pria.

skitterphoto.com

Pada dasarnya, makanan yang baik untuk tubuh juga baik untuk organ reproduksi. Maka dari itu, buah dan sayur juga baik untuk rencana memiliki anak. Lengkapi juga dengan vitamin dan mineral untuk kesuburan.

4. Stop merokok atau mengurangi jumlahnya dari sekarang, membuat kualitas sperma setingkat lebih prima.

pexels.com

Faktanya, merokok memang kurang baik untuk kesuburan pria. Nikotin dalam rokok dapat menurunkan kualitas dan motilitas (gerak) sperma. Bahkan resiko terburuknya adalah impotensi.

5. Mencandu alkohol adalah gaya hidup yang buruk. Sperma juga gampang terganggu karenanya.

pexels.com

Apa gunanya alkohol? Selain tidak baik untuk tubuh dan syaraf, alkohol mempengaruhi kualitas sperma yang diperlukan untuk pembuahan sel telur.

6. Bukan berarti harus stop minum kopi, tapi kurangi kadarnya agar pengaruh buruknya tidak mengenai sperma.

blogspot.com

Konsumsi kafein yang berlebih berpotensi merusak genetik pada sperma. Jika genetiknya rusak, anak yang nantinya lahir berpotensi mengalami kecacatan.

7. “Say no to drugs” bukan jargon semata. Ganja dan obat terlarang lainnya menurunkan kualitas sperma.

freestockphoto.com

Bahkan, penggunaan narkoba juga mempengaruhi seksual seseorang menjadi tak normal dan tak terkendali.

8. Olahragalah supaya berat tubuh tetap ideal. Kalau Anda obesitas, akan lebih sulit punya momongan.

roadshow.hk

Untuk hamil, baik pria dan wanita harus punya berat tubuh yang sehat. Jika pria punya berat badan yang berlebih, hormon wanita akan lebih mendominasi di tubuhnya. Padahal, hormon pria sangat dibutuhkan untuk produksi sperma yang lancar.

9. Selain olahraga, Anda juga boleh berdiet. Tapi lakukanlah diet nutrisi, bukan diet ketat yang asal-asalan.

byislam.com

Melakukan diet ketat dengan panduan asal-asalan, justru akan membuat tubuh kehilangan nutrisi yang dibutuhkan untuk hamil. Ingat, diet untuk kehamilan tidak sama dengan diet-diet yang belakangan populer. Gunakan juga panduan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mengukur apakah berat tubuh sudah ideal.

10. Sperma sensitif terhadap panas. Jangan dulu menikmati sauna, berendam, atau mandi air panas.

Klafs

Anda tahu kenapa testis Anda berada di luar tubuh? Itu karena testis sensitif terhadap panas. Sedangkan suhu di dalam tubuh mungkin saja lebih panas. Setidaknya, upayakan testis lebih dingin beberapa derajat dari suhu tubuh.

11. Perbanyak konsumsi zinc agar kadar testosteron Anda tidak mendadak drop.

thegotownsville.com.au

Kekurangan zinc akan menurunkan kadar testosteron pada pria. Zinc bisa didapat dari susu, daging, biji-bijian, dan makanan laut. Agar kadarnya tetap seimbang, Anda bisa mempertimbangkan mengambil suplemen zinc.

12. Meminimalisir terkena bahan kimia juga penting karena beberapa di antaranya mengandung spermisida.

ask.fm

Bahan kimia tertentu, tanpa Anda sadari, juga bisa menjadi spermisida (merusak sperma). Misalnya parfum, pestisida, cat, deterjen, pewangi odor, dsb. Penggunaan pelumas juga sebaiknya dihindari karena banyak merek yang bersifat spermisida.

13. Setia hanya pada satu pasangan itu penting supaya tidak terjangkit IMS.

bara-art.com

Bergonta-ganti pasangan dan melakukan seks bebas beresiko menyebarkan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS). Penyakit ini bisa bermula dari pria ke pasangan seksualnya, termasuk ke istri. Kalau sudah terjangkit IMS, kehamilan pun akan lebih banyak resikonya.

12. Jauhi stres agar tidak moody saat berhubungan dan kualitas sperma tetap baik. 

bridalmusings.com

Mood yang baik sangat penting untuk berhubungan intim dan merencanakan kehamilan. Kalau mood berantakan karena memikirkan beban kerja, berhubungan pun akan malas rasanya.

15. Menikahlah dan lakukan hubungan seksual secara rutin di masa subur istri Anda.

stocksnap.io

Menikahlah baru kemudian rencanakan program hamil. Ingat juga kalau setiap wanita punya masa subur, di mana sel telur matang dilepaskan dari ovarium. Ini merupakan momen tepat untuk pertemuan sel telur dan sperma.

Sosial Media