29 Jul 2016 13:39

Siasati Lahan Sempit dengan Rumah Urban

keluarga kokoh

Meski lahan terbatas, konsep urban house mengutamakan terciptanya rumah sehat dan ramah lingkungan - majalah Rumahku

SHARE:

Tidak perlu risau jika berniat membangun atau merenovasi hunian pada lahan terbatas. Desain rumah urban (urban house) dapat menjadi alternatif. Konsep rumah urban bertujuan menyiasati keterbatasan lahan dengan tetap memperhatikan kebutuhan ruang serta kenyamanan.

Berikut beberapa prinsip membangun rumah urban yang perlu dipertimbangkan:

1. Membangun ke Arah Vertikal
Dengan lahan terbatas satu-satunya cara paling realistis memenuhi kebutuhan ruang adalah dengan membangun ke atas. Anda bisa membangun rumah 2–4 lantai asal tidak melanggar regulasi. Pembangunan dapat dilakukan bertahap, namun sistem struktur yang sesuai dapat disiapkan sejak awal. Zonasi ruang pun nantinya harus dibuat secara vertikal. Prinsipnya, area lantai dasar dialokasikan untuk fungsi publik atau semipublik (ruang tamu, ruang duduk, ruang makan) dan area servis (dapur, ruang cuci). Lantai di atasnya untuk ruang yang lebih privat, seperti ruang tidur dan ruang servis tambahan.

2. Mengoptimalkan Desain Interior
Meskipun dibatasi luas lahan, penyediaan ruang sesuai kebutuhan sebaiknya tetap menjadi prioritas. Rumah keluarga, misalnya, setidaknya harus memiliki ruang tidur yang sesuai, dapur dan ruang makan, kamar mandi, dan ruang berkumpul bagi keluarga. Ruang tambahan lain juga perlu diupayakan. Berikut beberapa prinsip untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan ruang.
• Batasi ukuran ruang, pilih bentuk simpel. Sesuaikan luas ruang dengan kebutuhan, jangan terlalu sempit dan luas. Hindari bentuk rumit yang menciptakan ruang sisa yang tidak fungsional, seperti bentuk menyudut juga oval.
• Ciptakan ruang multifungsi untuk mengantisipasi kebutuhan ruang. Satukan dua aktivitas atau lebih dalam satu ruang. Misalnya ruang duduk untuk bersantai, menonton, belajar.
• Tiadakan partisi untuk menciptakan efisiensi ruang dan menciptakan kesan lapang. Misalnya meniadakan sekat antara ruang keluarga, ruang makan, dan pantry.    
• Ciptakan kesan lapang dengan beragam cara, seperti finishing dengan nuansa netral, penggunaan perabot multifungsi dengan hidden storage, aplikasi kaca atau cermin lebar, dsb.

3. Menciptakan Rumah Sehat Ramah Lingkungan  
Sisakan lahan yang memungkinkan terciptanya hunian sehat dan ramah lingkungan. Wujudnya antara lain sebagai berikut:
• Ciptakan penerangan dan penghawaan alami. Mengingat rumah urban cenderung saling berhimpit, maka alokasi ruang terbuka akan mendukung upaya penciptaan penerangan dan penghawaan alami. Misalya lewat desain skylight, bukaan lebar, juga void.
• Sediakan penghijauan dan area resapan. Ruang terbuka hijau, sekecil apa pun, baik di luar ataupun di dalam bangunan berpotensi menyediakan udara yang lebih bersih dan sehat. Sementara area resapan berguna untuk mengantisipasi genangan air hujan.   

Meski rumah urban terbatasi dengan karakter modern, yang praktis, efisien, mengutamakan fungsi, dan dengan pilihan bentuk geometris minim ornamen, bukan berarti rumah Anda harus seragam dengan yang lain. Tambahkan kekhasan sesuai karakter Anda, seperti latar belakang budaya, pekerjaan, passion, yang dihadirkan lewat bentuk, material, warna. Rumah berkarakter akan tampil menonjol sebagai point of interest di antara rumah-rumah lain.
    

 

Sosial Media