13 Jun 2016 16:11

Tampil Natural dengan Bata Ekspose

keluarga kokoh

Kombinasi bata ekspose, lantai semen ekspose dan perabot kayu - Rumahku.com

SHARE:

Bata telah digunakan sebagai material pembentuk dinding selama ribuan tahun. Biasanya dinding diplester dan diaci, lalu dalam perkembangannya juga di-finishing dengan cat. Hingga pada era modern, beberapa arsitek menemukan keindahan dinding bata tanpa finishing (bata ekspose) yang semakin digemari hingga kini. Sebenarnya apa kelebihan dinding bata ekspose dan hal-hal apa yang sebaiknya diketahui sebelum mengaplikasikannya pada hunian kita? Berikut Rumahku.com merangkumkannya untuk Anda

Plus-Minus Dinding Bata Ekspose 
Dinding bata ekspose tampil dalam karakter asli yang unik.yang terpancar lewat warna, bentuk susunan, juga teksturnya. Tampilannya menciptakan hunian yang unik dan artistik, bernuansa natural dan eksotis, serta tak lekang oleh waktu. Bata ekspose dapat diaplikasikan pada sebagian dinding sebagai elemen dekoratif atau aksen. Anda juga dapat mengaplikasikannya pada seluruh dinding rumah untuk menegaskan konsep natural atau sesuai konteks lingkungan alami, atau untuk mengekspresikan gaya tertentu.
Biaya material dinding bata ekspose relatif lebih murah, karena berkurangnya biaya plester, aci, juga plamur dan pengecatan. Namun di sisi lain untuk menghasilkan susunan bata ekspose yang presisi, rapi dan menarik, pemasangan harus dilakukan dengan sangat teliti dan hati-hati. Anda harus menggunakan tenaga profesional yang sangat ahli, yang pasti lebih mahal. Selain itu waktu pemasangan juga relatif lebih lama. Sementara untuk mengantisipasi jamur, lumut dan juga debu serta kotoran, Anda memerlukan lapisan coating sebagai finishing.   

Jenis dan Karakter Bata  
Bata terbuat dari bahan baku alami berupa tanah liat / lempung yang dibentuk secara manual atau dengan mesin, lalu dibakar pada suhu tinggi hingga kering. Perbedaan karakter tanah liat yang berbeda-beda di tiap daerah akan menghasilkan bata dengan karakter berbeda pula (warna, tekstur, juga kekuatan). Agar tampilannya relatif seragam atau tidak belang, sebaiknya bata didatangkan dari satu produsen atau daerah penghasil
Di pasaran dikenal beberapa kelompok bata, yaitu bata merah biasa, bata hias atau ekspose dan terakota. Untuk keperluan dinding ekspose disarankan memilih jenis bata hias. Bata hias dibuat dengan mesin pres yang menghasilkan ukuran seragam serta lebih presisi. Dibandingkan dengan bata biasa, tekstur bata hias lebih halus dan jauh lebih padat dengan pori-pori relatif lebih kecil, juga lebih kuat. Tetapi di antara ketiganya, terakota memiliki presisi, keseragaman dan tampilan warna paling indah, namun harganya relatif lebih mahal.  
Ada beberapa variasi ukuran bata, antara lain: 4×10×19 cm; 5×10×20 cm; 5×10×22 cm; 5×11×23 cm; 5,5×12×24 cm; dsb. Jika hendak membuat dinding bata ekspose, pastikan Anda menyiapkan satu ukuran yang sama persis sehingga tercipta susunan bata yang rapi dan presisi.   

Sosial Media