02 Jun 2016 10:44

Percantik Hunian dengan Batu Koral

keluarga kokoh

Batu koral ditata di atas plesteran akan memberikan kesan bersih -Rumahku.com

SHARE:

Batu koral (pebbles) biasanya diambil dari pantai, sungai, atau danau. Beda lokasi penambangan beda karakter, namun umumnya batu koral berbentuk bulat atau lonjong dengan tekstur kasar hingga relatif halus tanpa ada sudut tajam. Ukurannya bervariasi dengan kisaran diameter antara 4 mm hingga 6 cm. Warnanya beragam, seperti hitam, abu-abu, putih, merah, hijau, kuning, dll.

Karena karaktenya yang unik dan menarik, batu koral dimanfaatkan sebagai elemen dekoratif untuk mempercantik bangunan serta menciptakan kesan natural. Bagaimana mengaplikasikan batu koral pada hunian? Berikut Rumahku.com merangkumnya untuk Anda

Di mana mengaplikasikan batu koral?
Pada hunian, batu koral dapat diaplikasikan baik pada area ruang luar ataupun dalam, pada area kering maupun basah. Berikut ini beberapa di antaranya :
•    Untuk material jalan setapak secara menyeluruh atau berupa batu pijakan (stepping stone).
•    Penghias di antara tanaman (softscape) dengan cara disebar atau ditata membentuk pola.
•    Ditata dalam pot tanaman atau diaplikasikan pada area kolam buatan.
•    Sebagai pelapis (finishing) dinding bagian luar maupun dalam, sebagian ataupun menyeluruh.
•    Sebagai pelapis (finishing) lantai pada teras, carport, di bawah teritisan, kamar mandi, dll.  

Batu koral dapat dipasang sendiri atau dikombinasikan dengan batuan lain, seperti batu candi, andesit, pasir, marmer, dsb. Batu koral juga bisa dibentuk mosaik yang ditempel langsung atau dicetak dengan semen / beton sebagai agregat. Bentuknya beragam, baik geometris ataupun abstrak.

Prinsip pemasangan batu koral
Ada berbagai cara pemasangan batu koral, yakni sementara , semi permanen, dan permanen.
•    Untuk pemasangan bersifat sementara (bisa dipindah atau diatur ulang), batu koral cukup disebar atau ditata rapi di atas permukaan tanah yang sebelumnya telah dipadatkan atau diberi perkerasan, untuk menghindari naiknya tanah bila terkena curahan hujan.  
•    Untuk mendapatkan hasil permanen pada lantai atau halaman, pemasangan dilakukan dengan plesteran semen. Bisa juga dipakai ubin atau stepping stone siap pakai yang dijual di pasaran. Plesteran semen juga diperlukan untuk menanam batu koral pada permukaan dinding. Pastikan dinding dalam keadaan rata dan bersih agar koral dapat menempel dengan baik. Pemasangan batu umumnya dimulai dari bagian bawah ke atas. Untuk memperkuat posisi batu, dilakukan plesteran akhir pada seluruh permukaan. Lalu dalam keadaan setengah kering, batu koral dibersihkan dari noda plesteran sehingga terlihat keindahannya.     

Perawatan lantai atau dinding batu koral
Agar batu koral tetap tampil bersih cemerlang serta bebas dari lumut dan jamur, diperlukan perawatan khusus. Untuk lantai atau dinding batu koral permanen, pembersihan dilakukan dengan penyikatan dan penyemprotan. Sementara batu yang ditata nonpermanen bisa disemprot atau diambil lalu dicuci dalam wadah dengan air yang dicampur cairan pembersih. Pemberian lapisan coating dan anti jamur juga umum dilakukan, baik sebelum ataupun setelah pemasangan. Tujuannya untuk menjaga batu terlihat menarik, bersih berkilat dan bebas jamur.

 

Sosial Media